PT. Mebel Selukibar Jaya

Awalnya perusahaan PT. Selukibar Jaya yang digeluti oleh pak Lukas berasal dari Toraja Snaga setelah itu kemakasar. Dan suatu waktu jalan-jalan di kendari ada perusaan yang membutukan tenaga kerja yaitu perusahaan Cina sehingga dari situ mulailah ia mengumpul modal secara terus-menerus selama kerja di perusahaan tersebut. Karena adanya anggapan bahwa sampai kapan kita kerja dengan orang kalau keaada tetap biasa-biasa saja dan tidak berkembang jadi, mulailah pak Lukas membangun usahanya sendiri dengan membeli kayu.
Karena berhubung kayu pada zama itu masih tergolong murah sehingga ia membangun usaha Mebel kecil-kecilan di gang jauh dari tempat keramaian. Selain lain itu, usaha tersebut masih tergolong usaha rumahan. Bahan para karyawan yang bekerja di tempat itu masih mmiliki hubungan keluarga dengan pak Lukas dan beberapa dari berasal dari luar. Kemudian lama-kelamaan, karena perusahaan Mebel pak Lukas semakin berkembang akhirnya mereka mulai mencari tempat yang lebih strategis dalam pengembangan perusahaan tersebut. Dan sekarang usaha tersebut sudah dikenal oleh publik dan perkembangnnya semakin maju.
.
A. Apakah yang diproduksi PT. Mebel Selukibar Jaya
Dalam perusahaan mabel yang digeluti oleh pak Lukas telah berdiri sejak tahun 1985. Perusahaan tersebut memanfaatkan kayu dari desa Lainea (konsel) sudah barang setengah jadi dan tiba diperusahaan tersebut tinggal dibenuk.
Perusahaan mabel selukibar jaya kurang lebih memiliki kariyawan berjumlah 20 orang. Dalam kariyawan tersebut satu orang telah berstatus menikah sedangkan yang lainya masi belem menikah (lajang).
Perusahaan mabel selukibar jaya dikatakan sebagai sumber pemerdayaan masyarakat. Dalam merkrut tenaga kerja atau kariyawan, perusahaan tersebut memberdyaakan masyarkat kampong atau diberbagai daerah sebagai alat pengembangan perusahaan misalnya pengecetan, pemanfaatan limbah, pemasran dan lain sebagaianya dikerjakan oleh para anggota perusahaan.
B. Bagaimana Pengendalian Lingkungan yang di akibatkan Oleh PT.Mebel Selukibar Jaya
Dalam perusahaan Selukibar Jaya, pengendalian lingkungan secara terbuka. Hal ini karena lokasi atau tempat perusahaan tersebut berada ditempat terbuka sehingga polusi yang diakibatkan oleh perusahan tidak dirasakan secara serius oleh masyarakat setempat. Jika ada polusi yang diakibatkan oleh perusahaan maka pencemaran tersebut langsung di terbangkan berbagai angin kendaraan sehingga keadaan tetap stabil dan tidak berdampak pada kesehatan manusia. Terkecuali para pekerja sendiri, namun mereka mengantisipasinya dengan menggunakan masker sebagai penutup wajah agar terhindar dari ampas-ampas yang bersumber dari kayu.
C. Pemanfaatan Limba dari Hasil Pembungan PT Mebel Selukibar Jaya
Limba yang dihasilkan oleh PT. Selukibar Jaya berupa serbuk-serbuk kayu dari proses pendekorasian lemari. Dalam hal ini, lemari yang mereka dekor yakni lemari yang masih setengah jadi sehingga menghasilkan serbuk-serbur kay
Komentar
Posting Komentar