Feminisme Liberal
Feminisme Liberal berkembang di Barat pada abad ke-18 (zaman pencerahan).
Dasar asumsi : bahwa setiap manusia mempunyai hak asasi yang sama yaitu hak untuk hidup, hak untuk mendapatkan kebebasan dan hak untuk mencari kebahagiaan.
Idenya : bahwa perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki.
Agar persamaan antara hak laki-laki dan perempuan dapat terjamin pelaksanaannya, perlu adanya dasar hukum yang kuat.
Tujuan ini dapat tercapai maka perjuangan di fokuskan pada perubahan segala undang-undang dan hukum yang dianggap dapat melestarikan institusi keluarga yang patriarkat. Kelompok ini menghendaki agar perempuan diintegrasikan secara total didalam semua peran termasuk bekerja diluar rumah. Dengan demikian tidak ada lagi suatu kelompok jenis kelamin yang lebih dominan. Organ reproduksi bukan merupakan penghalang terhadap peran-peran tersebut.
Konsep utama teori feminis adalah menempatkan politik seksualitas sebagai isu sentral dalam pemahaman tentang penindasan. Argumen yang dibangun oleh teori feminis adalah bahwa patriarki muncul dari pembagian kerja berdasarkan seks, yang ada di wilayah privat maupun publik. Teori Feminis bukan hanya mengeksploitasi seksualitas dan domestifikasi, namun juga mengaitkan politik gender di kehidupan domestik dengan politik gender di dunia kerja upahan dan kehidupan publik.
Feminisme terutama memberikan perhatian pada seks dan prinsip penataan kehidupan sosial yang sepenuhnya dipengaruhi oleh relasi kekuasaan. Feminisme berpendapat bahwa subordinasi atas perempuan terjadi di semua institusi dan praktik sosial, jadi dia bersifat struktural. Subordinasi struktural yang menimpa perempuan lain disebut feminis dengan partriarki, dengan makna turunannya berupa keluarga yang dikepalai laki-laki, penguasaan dan superioritas.
Feminisme Liberal memfokuskan diri pada hak-hak perempuan di ruang publik dan tidak menganalisis kekuatan hubungan yang mungkin ada di dalam rumah atau ruang privat ini membuktikan bahwa keadilan akan menjamin kesuksesannya dan bahwa tidak ADA alasan untuk melawannya.
Komentar
Posting Komentar