Langsung ke konten utama

Postingan

Teori Ekuilibrium

Teori Ekuilibrium Pendekatan ekuilibrium menyatakan bahwa terjadinya perubahan sosial dalam suatu masyarakat adalah karena terganggunya keseimbangan di antara unsur-unsur dalam sistem sosial di kalangan masyarakat yang bersangkutan, baik karena adanya dorongan dari faktor lingkungan (ekstern) sehingga memerlukan penyesuaian (adaptasi) dalam sistem sosial, seperti yang dijelaskan oleh Talcott Parsons, maupun karena terjadinya ketidakseimbangan internal seperti yang dijelaskan dengan Teori kesenjangan Budaya (cultural lag) oleh William F. Ogburn (Tokoh yang juga menjelaskan mengenai teori materialis) yang mengatakan bahwa perubahan sosial tidak lepas dari hubungan antara unsur-unsur kebudayaan dalam masyarakat. Menurut teori ini, beberapa unsur kebudayaan bisa saja berubah dengan sangat cepat sementara unsur yang lainnya tidak dapat mengikuti kecepatan perubahan unsur tersebut. Maka, yang terjadi adalah ketertinggalan unsur yang berubah secara perlahan. Ketertinggalan ini menyebabkan k...

Makalah ORGANISASI SOSIAL DAN KEKERABATAN SUKU MUNA (Antropologi Budaya)

ORGANISASI SOSIAL DAN KEKERABATAN SUKU MUNA Oleh: La Ode Aco (NIA116258) JURUSAN ANTROPOLOGI SOSIAL FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2017 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapkan kepada tuhan yang maha esa atas limbahan rahmat dan karunianya sehinggakami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya tentantang “kebudayaan suku muna”. Pada dasarnya setiap manusia pasti mempunya kekurangan dan kelebihan sehingga dengan ini penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun kepada pembaca untuk menyempurnahkan isi makalah ini. D dalam makalah ini terdapat pembahasan mengenai kebudayaan yang bersangkutan yaitu dari sistem kekerabatannya sampai organisasi kemasyarakatannya. Dalam hal ini berbicara kebudayaan berarti berbicara tentang akal manusia karena kebudayaan sendiri berasal dari bahasa sansikerta yang tercipta atau karya, jadi secara sederhana budaya itu hasil cipta manusia sepenuhnya yang timbul dari pikiran manusia itu sendiri....

Upacara Ritual pada Masyarakat Bajo di Desa Sama Jaya (Antropologi Sakral)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kebudayaan merupakan karya yang dihasilkan oleh manusia, baik itu berupa benda konkret maupu abstrak. Budaya yang nyata selalu melekat pada diri masyarakatnya. Beberapa unsur kebudayaan, religi merupakan salah satu unsur yang menjadi awal kepercayaan manusia berupa hal-hal yang berkaitan dengan hal gaib atau yang biasa disebut kepercayaan animisme dan dinamisme. Menurut Herbert Spencer mengenai asal mula religi bahwa pada semua bangsa religi itu mulai kerena manusia mulai sadar dan takut akan maut . Serupa dengan hal itu ahli sejarah kebudayaan E.B. Tylor, ia juga berpendirian bahwa bentuk religi yang tertua adalah penyembahan pada roh-roh yang merupakan personifikasi dari jiwa-jiwa orang-orang yang telah meninggal dunia, terutama nenek moyangnya . Kemudianakan berevolusi ketingkat penyembahan dewa-dewa seperti dewa kebijaksanaan, dewa peperangan, dewa kejayaan dan sebagainya. Dengan kata lain bahwakepercayaan yang berkaitan dengan animisme bah...

Upacara Pingitan (posuo) pada Masyarakat Buton (Antropologi Sakral)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Derasnya arus kontak budaya sedikit banyaknya telah menggeser nilai-nilai budaya suatu masyarakat sebagai suatu kearifan tradisional yang sarat dengan muatan nilai moralitas. Menurut Koentjaraningrat, kontak budaya telah ada sejak dahulu dalam sejarah kebudayaan manusia, tetapi proses kontak budaya yang mempunyai sifat khusus (pengaruh yang besar) baru timbul ketika kebudayaan-kebudayaan bangsa-bangsa Eropa Barat mulai menyebar keseluruh belahan dunia termasuk ke Indonesia. Akibat dari proses ini, khususnya pada abad 20 dimana perkembangan teknologi di bidang transportasi dan komunikasi yang dihasilkan oleh geliat peradaban modern, menyebabkan hampir tidak ada suku-suku bangsa dimuka bumi ini yang terhindar dari pengaruh unsur-unsur kebudayaan Eropa. Berangkat dari perspektif antropologi dan sosiologi tentang culture contac, kajian tentang tanggapan dan pergeseran pola pandang masyarakat Buton tentang upacara siklus posuo akan diteropong. Po...

Manfaat Mempelajari Konflik (Antropologi Konflik)

Manfaat Mempelajari Pengolahan Konflik Awalnya saya masih bengung ketika ada maslah yang dihadapi, tapi semenjak mata kuliah pengolahan konflik di program masalah tersebut sudah bisa saya kelola sendiri. Baru saya sadari bahwasannya masalah itu akan tetap ada selama kita masih berada di dunia ini. Hal ini saya tidak perlu contohkan jauh-jauh seperti yang terjadi di dalam lingkungan tempat tinggal saya sekarang. Tidak ada lain selain masalah yang sering kita bahas, apalagi teman-teman sekamarku tahu kalau saya sedang dekat dengan seseorang (wanita). Masala tersebut mereka buat agar dapat menjatuhkan mental saya dan mejauhi seorag itu. Sebenarnya saya tahu kalau mereka itu ingin juga mendekati wanita tadi tapi karena saya yang lebih duluan kenal dekat sehingga mereka berfikir harus menyingkirkan saya terlebih dahulu dari kehidupan wanita tadi. Ternyata benar ketika kita sudah memilih maka harus siap-siap menghadapi berbagai kosekuensi yang ditimbulkan dari pilihan itu. Apalagi masal...

Makalah Tentang Multikulturalisme (Antropologi Multikulturalisme)

HALAMAN JUDUL Multikulturalisme “Pandangan Multikulturalisme terhadap Masyarakat Jati Bali mengenai Hubungan antar sesama maupun Masyarakat Lainnya” Oleh: LA ODE ACO (N1A1 16 258) JURUSAN ANTROPOLOGI FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS HALU OLEH KENDARI 2018 KATA PENGANTAR Assalamu allaikum warahmatullahi wabbrakatu...! Puju syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan judul “Pandangan Multikulturalisme terhadap Masyarakat Jati Bali mengenai Hubungan antar sesama maupun Masyarakat Lainnya” tepat pada waktunya. Dalam makalah ini, penulis mengaitkan berbagai referensi-refersi yang diakses dari sumber terpercaya. Selain itu, data yang penulis peroleh dari masyarakat bersangkutan dijadikan sebagai bahan utama dalam pembahasan makalah ini. Disamping itu, data-data teresbut penulis melakukan deskripsi-analitis untuk bisa disajikan dalam bentuk laporan yang lengkap...